Langsung ke konten utama

Postingan

Perang Sonderbund, Perang Saudara Di Tanah Netral

Sebagian besar orang awam menganggap kalau Swiss adalah negara netral dan tidak pernah terlibat perang. Namun faktanya negara senetral dan sedamai Swiss juga tak luput dari peperangan. Sejarah itu terjadi pada tahun 1847. Swiss mengalami perang saudara yang dinamakan Perang Sonderbund atau Sonderbundkrieg. Konflik ini terjadi antara pihak pemerintah protestan yang pro-reformasi dan kelompok Sonderbund katolik konservatif. Latar belakang dari perang ini dapat ditelusuri ditahun 1840an ketika kelompok partai liberal Swiss (yang terdiri dari perwakilan canton protestan) mendominasi di dewan legislatif nasional atau Tagzatsung.Salah satu dari ambisi kelompok ini adalah menekan kekuasaan gereja katolik, kelompok ini juga membuat konstitusi baru yg berniat menyatukan semua negara bagian atau biasa disebut canton . Namun tidak semua canton menerima konstitusi ini, beberapa canton yang penduduknya mayoritas beragama katolik menolak reformasi ini dan canton Lucerne, Fribourg, Uri, ...

Pale Blue Dot

Apa itu Pale Blue Dot? ya, dalam bahasa Indonesia dapat dikatakan sebuah titik biru pucat yang menggambarkan sebuah potret dari planet biru tercinta kita ini, yaitu Bumi. Foto pertama tersebut diambil oleh wahana Voyager 1 yang sedang berada dalam luar orbit planet pada 14 Februari 1990. Dalam foto tersebut, bumi bagaikan sebuah titik biru kecil (0,12 Megapiksel) yang berada dalam hamparan materi gelap luasnya kosmos alam semesta ini. Carl Sagan, seorang ilmuwan NASA lah Tokoh dibalik pengambil gambar foto bumi dari luar Angkasa. Ia berkata kepada seluruh audiens Seminar di Universitas Cornell. Bahwa, pada sebuah titik kecil yang terlihat itu, setiap manusia yang pernah hidup, menjalani hidup mereka. Dalam perenungan-nya mengenai pale blue dot yang membuat saya terisak tersebut, ia mengatakan: "Dari jarak sejauh ini, Bumi tidak lagi terlihat penting. Namun bagi kita, lain lagi ceritanya. Tataplah lagi titik itu. Titik itulah yang dinamai 'di sini.' Itulah rumah. Itu...

Hebatnya Lagu Indonesia Raya

 Indonesia kebangsaanku Bangsa dan tanah airku Marilah kita berseru Indonesia bersatu. Begitulah penggalan lirik paling sakral yang membuat jiwa rakyat Indonesia menggelegar saat menyanyikannya. lagu yang diciptakan oleh W.R Supratman ini memiliki makna yang sangat dalam jika benar-benar dihayati. Tak salah jika lagu Indonesia Raya dipilih menjadi lagu kebangsaan Indonesia sampai saat ini. Saya sendiri pernah mengalaminya. Momen itu terjadi pada tahun 2013. Bagi pecinta sepakbola, tahun 2013 merupakan tahun paling emosional yang tidak pernah terlupakan hingga saat ini. Sebab saat itu, timnas usia 19 tahun berhasil menjuarai piala AFF yang kebetulan Indonesia menjadi tuan rumah diajang tersebut. Tentu saja hal itu membuat masyarakat Indonesia bersorak gembira. sebab euforia  juara dalam olahraga sepak bola sudah lama sekali tidak dirasakan oleh masyarakat Indonesia semenjak 20 tahun terakhir. Saya ingat sekali, saat itu di kampung, kakek saya memasang televisi di ter...

NADA

Sebutir nada datang menyelimuti malam Alunannya seolah merasuk ke dalam Rongga-rongga kosong di otakku Lebih indah dari nyanyian Burung gereja Di atas pohon sana Mata terpejam, Menjiwai setiap bait liriknya Ini Begitu indah, Seakan menjadi obat paling ampuh Disaat kondisi yang sedang tak baik-baik saja ini

Teruntuk Wanita Paling Spesial

Putaran jam berlalu Matahari kian meredupkan sinarnya Awan mulai menunjukkan pesona jingganya Tak di sangka langit menurunkan air sejuknya Menyegarkan indra penciuman Teringat ibu membuatkan secangkir teh kala dingin hujan turun Ibu, Bagaimana kabarmu Lama kita tak temu Remuk hatiku Mataku menitikan air Saat mendapat pesan Perihal menanyakan Kapan waktu pulangku Ibu, Maafkan segala perilaku Kejadian pada hari, dimana aku memberontak Aku berjanji Akan segera pulang Memeluk ragamu Mencium lembut tanganmu Ibu Ibu Dan Berkata ibu kesekian kalinya Aku rindu rumah Aku rindu masakanmu Aku rindu pelukmu Aku rindu senyummu Ibu, Aku sayang ibu

RINDU

Soal rindu, aku masih paling terbelakang Jika ditanya hal apa yang paling menyebalkan Dengan tegas aku akan mengatakan 'Rindu' Sebab, dia pernah membuatku luka Kau pasti tau bukan, bagaimana rasanya Itu lebih menyiksa dari apa pun Jika sudah begitu, waktu bisa saja menjadi musuh secara tiba-tiba Mereka seperti sedang berkompromi Jelas aku sangat tidak suka Berbeda dengan jumpa yang selalu Menghadirkan bahagia Tetapi jumpa akan terasa biasa jika tidak diawali rindu Kalau begitu aku menyukai keduanya Rindu, maafkan aku

Life Is Better With Friends

Liburan kali ini agaknya sedikit berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Bukan tidak mudik ke kampung halaman, kalau itu memang sudah mejadi tradisi wajib bagiku dan keluarga bahkan sebagian besar orang ‘yang memiliki kampung’. Kali ini aku tidak akan membahas mengenai perjalanan, karena itu sudah terlalu sering saya ceritakan. Jika ada dari kalian yang belum tahu mengenai perjalanan dari ceritaku, itu sama saja dengan pengalaman orang-orang kebanyakan. Hanya saja mungkin kampung kita yang berbeda. Oke, lanjut. Mendekati bulan puasa tiba, teman-teman SMP-ku berencana akan mengadakan buka puasa bersama. Kita semua membahasnya di grup whatsap . Awalnya aku sedikit ragu bisa ikut bukber tahun ini, sebab kepulanganku belum ditentukan kapan. Akhirnya aku pun hanya menyimak pembicaraan mereka dengan sesekali ikut menimbrung, walaupun sekadar memberi emoticon . Dari pembicaraan itu, mereka telah sepakat mengenai waktu dan tempat. Jika tidak salah, bukber akan dilaksanakan saat 15 ha...